Posted by: subpokmandarin | July 7, 2008

Terputus Sejak 1949, Penerbangan Langsung China-Taiwan Dibuka

04/07/2008 – Arif Bambang Amri – detikcom

Sejak Perang Saudara Cina, penerbangan langsung antara Cina daratan dengan Taiwan terputus. Hari ini, pertama kali sejak 6 dekade lalu, dibuka penerbangan langsung.

Era baru ‘dua’ Cina ini dibuka dengan penerbangan The China Southern Airlines yang menggunakan pesawat Airbus A330 dari Guangzhou. Pukul 08.05 waktu setempat atau 07.05 WIB, Jumat (4/7/2008), pesawat yang membawa sekitar 100 turis Cina itu sukses mendarat di Bandara Taoyuan, Taipei.

Pendaratan bersejarah ini disambut dengan tarian barongsai. Tarian ini juga akan dilakukan menyambut pesawat kedua dari Cina yang mendarat di Bandara Songshan, Taipei, pukul 08.30 waktu setempat yang membawa 202 penumpang. Lalu mereka akan dijamu dengan makan malam yang difasilitasi Biro Pariwisata Taiwan.

“Ini momen sakral. Kedua pihak bersebelahan di selat seperti anggota satu keluarga,” ungkap Dirut The China Southern Airlines, Liu Shaoyong, yang mempiloti sendiri pesawat langsung dari Guangzhou.

Penerbangan langsung ini merupakan hasil dari janji Presiden baru Taiwan, Ma Ying Jeou, yang berjanji akan meningkatkan hubungan dengan Cina daratan setelah terpisah sejak 1949.

Hari ini, lebih dari 700 warga negara Cina yang tergabung dalam 26 grup tur tiba dari Beijing, Shanghai, Guangzhou, dan 2 kota lainnya. “Hari ini sebuah permulaan baru dalam sejarah pertukaran antara kedua belah pihak,” kata Direktur Badan Hubungan Cina-Taiwan, Wang Yi, di Beijing.

Penerbangan ini bukan saja dari Cina ke Taiwan. Pada pukul 07.30 waktu setempat, juga telah terbang pesawat pertama dari Taiwan ke Shanghai. “Saya gemetar untuk melakukan penerbangan pertama ke daratan,” kata Zhou Wan Rong, Ketua Asosiasi Mahasiswa Chinghua University, Taiwan, kepada AFP.

Sejak terpisah pada 1949, Taiwan yang dikendalikan Kuomintang melarang perdagangan dan transportasi langsung dari Cina daratan. Namun di bawah presiden baru yang juga dari Partai Kuomintang, dibukalah babak baru.

Bulan lalu, kedua Cina itu menggelar pertemuan. Salah satu kesepakatan adalah membuka penerbangan langsung, mengakhiri transit di Hong Kong atau tempat lainnya. Total, akan ada 36 penerbangan langsung setiap minggu yang dilayani 6 maskapai Taiwan dan 5 maskapai di Cina daratan.

Hal lain, bank-bank Taiwan juga telah menerima mata uang Cina, menghilangkan pembatasan investasi Taiwan di Cina dan media-media Cina juga dibolehkan beroperasi di pulau kecil di selatan Cina itu.


Responses

  1. Ini merupakan kabar baik untuk kita yang cinta perdamaian, sebab ketegangan antara RRC-Taiwan yang sudah berlangsung lama kini sepertinya akan menemui jalan penyatuan tanpa menggunakan senjata dan pertumpahan darah. Kalau kita pikir baik-baik memang tidak ada keuntungan bagi kedua belah pihak jika terjadi peperangan, karena pada dasarnya RRC-Taiwan adalah satu keluarga satu bangsa yang terpisah karena kepentingan politik partai di masa lalu. Yah dunia memang harus semakin dewasa, selesaikan konflik dengan cara damai dan hindari campurtangan kepentingan asing di dalamnya. Hidup perdamaian, hentikan peperangan.

  2. Kenapa ya Taiwan n RRC berantem terus? Padahal saya denger kabarnya, rakyatnya sendiri menderita dengan permusuhan itu. Mereka jadi nggak bisa ketemu sanak saudara yang tinggal di masing2 daerah. Yah semoga perdamaian bisa terjadi..Trims

  3. Permasalahan RRC-Taiwan bermula sejak Partai Nasional China (PNC) kalah perang dengan Partai Komunis China (PKC) tahun 1949. PNC yang semula adalah penguasa di daratan China melarikan diri ke pulau Taiwan dan tetap melanjutkan negara Republik China yang menganggap dirinya bukan bagian dari RRC, sementara PKC di daratan China mengubah nama negara menjadi Republik Rakyat China dan menganggap Taiwan adalah bagian dari RRC yang tidak boleh lepas.

    PNC Taiwan bercita-cita merebut kembali daratan China dari PKC, sedangkan PKC bercita-cita menyatukan Taiwan di bawah kekuasaan RRC menjadi satu China yaitu RRC.

    Ketegangan RRC-Taiwan sering naik turun mengarah kepada persaingan senjata dan kekuatan militer. Hal ini juga tidak lepas adanya campur tangan Amerika yang melindungi Taiwan.
    Yang mendapat keuntungan dari konflik ini adalah Amerika sebagai pemasok senjata dan teknologi militer ke Taiwan sekaligus body guard yang selalu standby membela Taiwan jika Militer RRC menyerbu Taiwan.

    Dari setiap konflik politik yang rugi pasti rakyat. Para politisi dan kepentingan asing yang diuntungkan, karena pada dasarnya yang mereka pikirkan hanyalah kekuasaan.

    Semoga cara-cara damai tanpa melibatkan proses yang rumit dapat menyatukan RRC dan Taiwan. sehingga perdamaian bisa terjadi. Kalau terjadi perang bukan cuma mereka yang terkena imbasnya, negara lain seperti Indonesia juga pasti akan ikut terkena dampaknya.

  4. Mudah-mudahan saja setelah hubungan Taiwan dan RRC membaik, pemerintah kita mengijinkan TNI nya untuk menginjakkan kaki di Taiwan.

  5. Amien…wahyu Xs mau nyari F4 kah di Taiwan?

  6. ada ga data mengenai kekuatan militer China dan taiwan


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: